|
Displaying 1 to 10 of 25 Articles on page 1 of 3 |
updated on Monday, 23 August 2010 by Sugeng  "The Spirit of Majapahit" merupakan kapal tradisional terbesar Indonesia telah diberangkatkan dari Pantai Marina Batavia, Jakarta Utara oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar), Jero Wacik menuju Pulau Kisar, salah satu pulau terluar, untuk memulai pelayaran muhibah. Kapal "Spirit of Majapahit" itu merupakan hasil rekontruksi kapal dagang yang disadur dari relief yang ada di Candi Borobudur. Rekontruksi itu merupakan hasil rekomendasi dari seminar 'Mencari Bentuk Kapal Majapahit' yang digelar komunitas Japan Majapahit Association (JPA), kelompok pengusaha di Jepang yang peduli terhadap sejarah dan kebudayaan Kerajaan Majapahit. JPA mengadakan kerjasama dalam bentuk penelitian dan penggalian lebih mendalam tentang sejarah Majapahit agar diketahui bangsa Indonesia maupun masyarakat internasional. Gambar desain Kapal Spirit Of Majapahit ini dibuat oleh Muhammad Habibie, alumnus Teknik Perkapalan ITS Surabaya, sedangkan bentuk model / miniatur dibuat oleh seorang pengrajin miniatur Kapal Mojopahit di Mojokerto, Djuhari Witjaksono. Untuk mendapatkan bentuk aslinya, Kapal Spirit Of Majapahit sesuai dengan kapal abad ke-13 M jaman periode Kerajaan Majapahit maka pembuatannya dipercayakan kepada pembuat kapal tradisional di Sumenep, Madura, yang rata-rata bermatapencaharian sebagai nelayan.  Kapal Spirit of Majapahit dibuat Supardi bersama 15 perajin di Pantai Slopeng, Kecamatan Dasuk, Sumenep Madura itu sangat khas, karena bentuknya yang oval dengan kedua ujung melancip supaya dapat memecah ombak setinggi 5 meter. Kapal ini merupakan kapal tradisional terbesar di Indonesia dengan panjang 20 meter, lebar 4,5 meter, dan tinggi 2 meter, Spirit of Majapahit ini dibuat dari 28,63 kubik kayu jati tua dan kering dari Kabupaten Tuban dan Rembang dan bambu petung dan kayu pereng di daerah Sumenep. Kapal itu memiliki dua kemudi dari kayu di buritan dan cadik pada kedua sisi yang berfungsi sebagai penyeimbang. Layar dipasangkan pada tiang-tiang membentuk segitiga sama sisi dan buritan atau belakang kapal lebih tinggi dari haluan depan. Kapal juga dilengkapi fasilitas navigasi modern seperti GPS, Nav-Tex, dan Marine Radar. Kapal "Spirit of Majapahit" dinakodai dua perwira Mayor (Laut) Eko Deni Hartono dan Risky Prayudi dengan kru tiga warga negara Jepang, diantaranya Yoshiyuki Yamamoto sebagai pimpinan ekspedisi, pemuda-pemudi Indonesia dari berbagai disiplin ilmu, serta lima anak buah kapal dari suku Bajo di Pulau Sapeken, Sumenep. Nantinya, kapal ini akan berlayar selama enam bulan. Kapal ini akan melakukan ekspedisi ke 8 negara, yakni Brunei Darussalam, Filipina, Jepang, Cina, Vietnam, Thailand, Singapura, dan Malaysia. dan kemudian akan dipajang di Museum Majapahit, Mojokerto. Semoga dengan dibangunnya Kapal Spirit Of Majapahit dapat menggugah semangat anak bangsa untuk mau mengarungi samudera menjadi bangsa pelaut. Nenek moyang bangsa Indonesia telah meninggalkan kebesaran dan kejayaannya. Dan semoga anak cucu keturunan Majapahit dapat menikmati, menghargai dan bangga sebagai bangsa Indonesia. Dirangkum dari berbagai sumber. | updated on Thursday, 19 August 2010 by Sugeng Berita belakangan ini dipenuhi dengan adanya kabar tentang adanya petugas DKP ditangkap oleh polisi Diraja Malaysia. Penangkapan tersebut didahului oleh pencurian ikan kapal Malaysia yang masuk dalam perairan Indonesia. Ulah Malaysia yang demikian itu sebetulnya tidak hanya sekali dua kali, tetapi sudah puluhan kali. Demikian kata Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia. Tentunya hal demikian tidak dibenarkan menurut tata krama pergaulan Internasional maupun hukum Indonesia. Perbuatan tersebut sudah melecehkan martabat dan harkat bangsa Indonesia di mata internasional. Walaupun demikian pemerintah Indonesia belum mengeluarkan pernyataan apapun. Baru setelah tiga hari sejak kejadian tersebut Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa mengeluarkan nota protes yang ditujukan kepada pemerintah Malaysia lewat kedubesnya di Jakarta. Justru kedahuluan protes Dubes Malaysia terhadap pemerintah Indonesia tentang perusakan kantornya. Duta besar Malaysia di Jakarta menyatakan bahwa peristiwa tersebut peristiwa yang biasa terjadi di pinggir-pinggir perbatasan dan menyatakan bahwa Malaysia merupakan bangsa serumpun. Alasan tersebut tentunya tidak bisa diterima. Walaupun bangsa serumpun kalau sudah melakukan pencurian namanya tetap pencuri. Tentunya perbuatan tersebut tidak bisa ditolerir. Sebenarnya berapa sih kemampuan Malaysia ? Kalau seluruh orang Indonesia terbang bareng-bareng dan kencing di atas Malaysia sudah tenggelam tu Malaysia. Nggak usah pakai peluru, terlalu mahal. | updated on Thursday, 12 August 2010 by Sugeng  Beliau adalah seorang perempuan yang agung (grande dame), yang memimpin sebuah laskar pejuang yang berisi para perempuan dan kebanyakan adalah janda yang ditinggal wafat suami mereka dalam perjuangan melawan penjajah. Termasuk suaminya saat berperang melawan Portugis sewaktu akan menguasai selat Malaka. Laskar tersebut dinamai Laskar Inong Balee atau yang bermakna Laskar para Janda pahlawan. Beranggotakan 2000 orang prajurit perempuan. Malahayati, nama aslinya adalah Keumala Hayati, hidup di masa Kerajaan (Kesultanan) Atjeh dipimpin oleh Sultan Alaiddin Ali Riayat Syah Al 'Mukammil atau Sultan Alaiddin Ali Riayat Syah IV yang memerintah antara tahun 1589-1604 M. Malahayati pada awalnya adalah dipercaya sebagai kepala pengawal dan protokol di dalam dan luar istana sekaligus intelijen kerajaan . Karir militernya menanjak setelah kesuksesannya 'menghajar' kapal perang Belanda yang dipimpin oleh Jenderal Cornelis de Houtman yang terkenal kejam. Bahkan Cornelis de Houtman tewas ditangan Malahayati pada pertempuran satu lawan satu di geladak kapal pada 11 September 1599 (.21 Juni 1599, ?) Sedangkan Federick de Houtman ditawan dan dijebloskan ke dalam tahanan Kerajaan Aceh.Akhirnya beliau diberi anugerah gelar Laksamana. Dan beliaulah Laksamana Perempuan Pertama Di Dunia. Tugas sebagai panglima angkatan laut bagi Keumalahayati bukan hal yang asing karena ayahnya sendiri, yang bernama Mahmud Syah, adalah seorang laksamana. Demikian juga kakeknya, Muhammad Said Syah, putera Sultan Salahuddin Syah yang memerintah pada tahun 1530-1539 M, adalah seorang laksamana laut yang gagah perkasa. Beliau juga sukses menghalau Portugis dan Inggris masuk ke Aceh. Selain itu, beliau juga mendirikan sebuah benteng yang dikenal dengan Benteng Inong Balee di Desa Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar. Benteng tersebut menghadap ke barat, ke arah Selat Malaka. Benteng ini merupakan benteng pertahanan sekaligus sebagai asrama penampungan janda-janda yang suaminya gugur dalam pertempuran. Selain itu juga digunakan sebagai sarana pelatihan militer dan penempatan logistik keperluan perang. John Davis, seorang berkebangsaan Inggris, nakhoda sebuah kapal Belanda yang mengunjungi Kerajaan Aceh pada masa Malahayati menjadi laksamana, melaporkan bahwa Kerajaan Aceh pada masa itu mempunyai perlengkapan armada laut yang terdiri dari 100 buah kapal perang, diantaranya ada yang berkapasitas 400-500 penumpang. Masa itu, Kerajaan Aceh memiliki angkatan perang yang kuat. Selain memiliki armada laut, di darat ada pasukan gajah. Kapal-kapal tersebut bahkan juga ditempatkan di daerah-daerah kekuasaan Aceh diberbagai tempat. Sesuatu yang menggegerkan bangsa Eropa dan terutama Belanda sekaligus menunjukkan kewibawaan Laksamana Keumalahayati ketika Mahkamah Amsterdam menjatuhkan hukuman denda kepada Van Caerden sebesar 50.000 gulden yang harus dibayarkan kepada Aceh. Uang sejumlah itu benar-benar dibayarkan kepada yang berhak. Denda tersebut adalah buntut tindakan Paulus van Caerden ketika datang ke Aceh menggunakan dua kapal, menenggelamkan kapal dagang Aceh serta merampas muatannya berupa lada, lalu pergi meninggalkan Aceh. Peristiwa penting lainnya selama Malahayati menjadi Laksama adalah ketika ia mengirim tiga utusan ke Belanda, yaitu Abdoelhamid, Sri Muhammad dan Mir Hasan ke Belanda. Ketiganya merupakan duta-duta pertama dari sebuah kerajaan di Asia yang mengunjungi negeri Belanda. Setelah wafat Malahayati dimakamkan tidak jauh dari Benteng Inong Balee, sekitar 3 Km dari benteng berada diatas bukit.  Banyak cacatan orang asing tentang Malahayati. Kehebatannya memimpin sebuah angkatan perang ketika itu diakui oleh negara Eropa, Arab, Cina dan India. Namanya sekarang melekat pada kapal perang RI, KRI Malahayati, nama kampus, nama pelabuhan, nama jalan, nama rumah sakit dan sebagainya. Sumber : http:// hanadawa.wordpress.com , : http://kaum biasa.com, Lampung Post. | updated on Saturday, 27 March 2010 by Sugeng  Pasang adalah naik turunnya permukaan air laut. Apabila permukaan air laut naik disebut pasang naik, sedangkan apabila permukaan air laut turun disebut pasang surut. Pasang tersebut disebabkan oleh gaya tarik (gravitasi) bulan dan matahari. Kekuatan gaya tarik bulan lebih besar dibandingkan dengan gaya tarik matahari karena letak bulan lebih dekat dibandingkan dengan matahari walaupun ukurannya lebih kecil . Matahari, walaupun ukurannya sangat besar tetapi karena letaknya sangat jauh maka gaya gravitasinya kecil. Gaya gravitasi menghasilkan air laut tertarik ke arah matahari dan bulan menghasilkan dua tonjolan. Lintang dari tonjolan pasang surut ditentukan oleh deklinasi yaitu sudut antara sumbu rotasi bumi dan bidang orbital bulan dan matahari. Ada dua macam pasang laut yaitu :  1. Pasang Purnama. Pasang ini terjadi ketika bulan purnama dan bulan baru. Hal ini terjadi ketika posisi bumi, bulan, dan matahari berada dalam satu garis lurus. Pasang ini merupakan pasang naik yang sangat tinggi dan pasang surut yang sangat rendah, 2. Pasang Perbani. Pasang ini terjadi ketika posisi bumi, bulan, dan matahari membentuk sudut tegak lurus. Pasang ini menghasilkan pasang naik yang rendah dan pasang surut yang tinggi. Pasang perbani terjadi pada saat bulan seperempat dan tigaperempat.  Periode pasang yaitu waktu antara puncak pasang ke puncak pasang berikutnya. Panjang periode pasang bervariasi antara 12 jam 25 menit hingga 24 jam 50 menit. Pasang mengakibatkan arus pusaran yang dikenal dengan arus pasang Gambar paling bawah adalah akibat dari pasang naik air laut yang terjadi di Muara Baru Jakarta Utara beberapa waktu yang lalu. Disarikan dari beberapa sumber. | |
| updated on Thursday, 18 March 2010 by Sugeng  Arus laut adalah gerak massa air laut dari tempat yang satu ke tempat yang lain. Arus laut tidak ubahnya seperti arus sungai yang selalu bergerak. Arus laut disebabkan oleh perbedaan suhu, angin, dan perbedaan kadar garam. Perbedaan suhu air laut disebabkan oleh pancaran sinar matahari. Wilayah laut yang terkena sinar matahari akan menjadi lebih panas dibandingkan wilayah yang tidak terkena sinar matahari. Perpindahan massa air panas juga mengakibatkan perubahan suhu udara di atasnya dan mengubah sifat-sifat fisik udara. Sedangkan angin disebabkan oleh tekanan udara yang berbeda. Tekanan udara akan mengalir dari daerah yang bertekanan tinggi bergerak ke daerah yang bertekanan rendah. Tekanan udara yang berbeda juga disebabkan oleh pancaran sinar matahari. Wilayah yang terkena sinar matahari tekanan udaranya berkurang, kekurangan tersebut diisi oleh udara yang bertekanan tinggi, maka terjadilah angin. Arus laut di permukaan digerakkan oleh dua system angin . Di dekat katulistiwa (tropis) angin passat menggerakkan permukaan air kearah barat, sedangkan di daerah sedang (sub tropis) angin barat menggerakkan permukaan air laut kea rah timur. Akibatnya di samudera-samudera akan ditemukan gerakan permukaan air laut yang membundar. Di belahan bumi utara angin membangkitkan arus laut yang bergerak searah jarum jam , sementara itu di belahan bumi selatan arus laut bergerak berlawanan dengan jarum jam. Arus permukaan dapat juga digerakkan oleh pasang surut air laut yang disebabkan oleh gaya tarik bulan dan matahari. Arus laut di kedalaman digerakkan oleh perbedaan densitas massa air laut. Densitas massa air laut itu disebabkan oleh perbedaan suhu dan kadar garam. Perbedaan densitas air laut ini menyebabkan gerakan vertikal dan menciptakan gerakan air laut dalam yang bergerak melintasi samudera secara perlahan. Salah satu penyebab densitas air laut ini adalah suhu yang disebabkan pancaran sinar matahari, maka dengan terjadinya perubahan letak posisi matahari terhadap muka bumi maka terjadi perubahan arus laut. Hal ini menyebabkan perubahan cuaca dan iklim di bumi. Di daerah katulistiwa termasuk laut yang bersuhu panas walaupun terjadi pergantian siang dan malam. Dalam gerakan matahari dalam satu tahun ketika matahari berada di atas garis balik utara yang menyebabkan belahan bumi utara mengalami musim panas dan belahan bumi selatan mengalami musim dingin, atau sebaliknya. Hal tersebut dapat menyebabkan perubahan arus laut.  Disamping faktor-faktor di atas arus laut dipengaruhi oleh gravitasi bumi, gerak rotasi bumi, konfigurasi benua dan topografi dasar laut. Arus laut, baik yang di permukaan maupun di kedalaman, berperan dalam iklim di Bumi dengan cara menggerakkan air dingin dari kutub ke daerah tropis dan sebaliknya. Sistem arus global yang mempengaruhi iklim di Bumi ini biasa disebut sebagai "Great Ocean Conveyor Belt" atau dalam bahasa Indonesia biasa menyebut sebagai "Sabuk Arus Laut Dunia". | updated on Friday, 5 February 2010 by Sugeng  Landing Platform Dock atau LPD (juga dikenal sebagai Amphibious Transport Dock) adalah sebuah kapal perang amfibi yang meluncurkan, membawa dan mendaratkan elemen kekuatan darat untuk misi-misi perang gerak cepat. Kapal-kapal ini umumnya dirancang untuk membawa pasukan ke zona pertempuran lewat laut dan memiliki kemampuan membawa kekuatan udara terbatas (biasanya helikopter).  KRI Banjarmasin merupakan kapal perang jenis LPD (Landing Platform Dock), yang dipesan Indonesia dari Dae Sun Shipbuilding Korea Selatan, dikukuhkan menjadi menjadi Kapal Perang Republik Indonesia oleh Menteri Pertahanan, Prof. Dr. Ir. Purnomo Yusgiantoro, di Dermaga PT PAL Indonesia, Tanjung Perak, Surabaya KRI Banjarmasin-592 merupakan kapal ketiga dari rencana 4 kapal baru jenis LPD yang memperkuat Armada kapal perang TNI Angkatan Laut. Sebelumnya, telah masuk jajaran TNI Angkatan Laut adalah KRI Makassar-590 dan KRI Surabaya-591. KRI Banjarmasin 592 ini pelaksanaan pekerjaannya dibuat di galangan kapal PT PAL Indonesia dengan pengawasan Tenaga Ahli dan peralatan dari Dae Sun Shipbuilding, sementara 2 kapal sebelumnya langsung dikerjakan di Korea Selatan. Hal ini merupakan wujud keberhasilan TNI AL untuk melaksanakan transfer of technology kepada Industri Strategis Nasional.  KRI Banjarmasin 592 berfungsi sebagai pengangkut kapal pendarat pasukan, operasi amfibi, pengangkut tank, pengangkut personel, juga untuk operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana serta pengangkut helikopter.  Data Teknis KRI Banjarmasin-592 KRI Banjarmasin-592 memiliki : Panjang 125 meter, Lebar 22 meter, Berat 7.300 ton. Kecepatan maksimal 15,4 knot Daya angkut personil 344 (592?) personel, 13 unit tank, 2 unit Landing Craft Vehicles, 5 unit helikopter. Persenjataan = 1 unit kaliber 57 mm dan 2 unit kaliber 40 mm. Sumber : Dinas Penerangan Angkatan Laut. Negara 'negara di dunia yang menggunakan kapal kelas LPD antara lain : Republik Rakyat Cina : Kelas Type-071 Yuzhao Perancis : Kelas Foudre India : INS Jalashva (bekas USS Trenton) Italia : Kelas San Giorgio (ATD) Japan : Kelas ??sumi (LST) Belanda : Kelas Rotterdam (ATD) Singapura : Kelas Endurance (LPD) Spanyol : Kelas Galicia (LPD) Britania Raya : Kelas Albion (LPD) Amerika Serikat : Kelas San Antonio (amphibious transport dock) Kelas Cleveland (amphibious transport dock) Kelas New Orleans (amphibious transport dock) Kelas Austin (amphibious transport dock) Kelas Denver (amphibious transport dock) Kelas Trenton (amphibious transport dock) | updated on Wednesday, 3 February 2010 by Sugeng  Pacitan, kota kecil diujung barat bagian selatan dari propinsi Jawa Timur merupakan daerah yang tandus. Daerah Pacitan merupakan pegunungan kapur deretan gunung Sewu mulai dari daerah Gunung Kidul, propinsi Yogyakarta, Kabuoaten Wonogiri , Pacitan , Trenggalek sampai ke timur sepanjang pantai selatan pulau Jawa.  Dengan kondisi yang sulit air semacam itu maka kehidupan masyarakat akan menjadi sangat sulit. Bahkan pada tahun 'tahun enampuluhan banyak terjangkit penyakit busung lapar. Apa lagi kalau sudah musim kemarau tiba, terlebih-lebih lagi kalau kemarau panjang. Sebagian besar penduduk Pacitan makan gaplek, yaitu ubi kaspe (cassava) yang dikeringkan.  Dari keseluruhan wilayah kabupaten Pacitan hanya kira-kira hanya 10 persen saja yang merupakan dataran rendah , itupun tidak semua daerah dataran rendah tersebut bisa ditanami padi. Dengan adanya program pemerintah tentang penghijauan sekarang banyak daerah-daerah yang dulu gundul , sekarang sudah tampak menghijau ditanami pohon.  Kabupaten Pacitan di sebelah selatan berbatasan dengan Lautan Hindia, yang merupakan lautan lepas dengan ombak yang cukup tinggi. Ombak yang tinggi tersebut menghempas dinding-dinding tebing karang yang terjal di sepanjang pantai selatan kabupaten Pacitan.  Hanya beberapa tempat saja yang mempunyai pantai yang landai dan berpasir. Misalnya pantai Teleng di teluk Pacitan, Pantai Watukarung, Pantai Srau, dan pantai Lorok. Hanya saja pantai-pantai tersebut agak jauh letaknya dari kota Pacitan.  Kota Pacitan sendiri baru 'terkenal' setelah seorang dari putra Pacitan menjadi presiden. Sebelumnya walaupun ada beberapa orang yang menjadi penjabat menteri seperti Haryono Suyono, Suweno, boleh dibilang hanya 'ketandusannya' yang dikenal oleh orang-orang dari luar daerah.  Baru-baru ini ada seorang putra Pacitan yang mengharumkan nama kota Pacitan yaitu Salini Iedewa. Serorang gadis kecil yang baru berumur sebelas tahun dan masih sekolah di sekolah dasar telah menyabet kejuaraan Internasional dengan meraih jura ke tiga surfing di Bali. Beberapa kali telah menyabet kejuaran local, nasional, dan yang terakhir kali menyabet kejuaraan internasional dengan meraih juara ke tiga.  Olah Raga surfing juga baru-baru saja di kenal oleh penduduk Pacitan. Kalau dulu pantai tersebut hanya digunakan memancing bagi orang-orang yang hobi mancing. Mancingpun hanya menggunakan peralatan seadanya. Mata kail hanya dilempar dari pinggir pantai, tidak seperti yang terlihat seperti di TV pada satu acara salah satu TV swasta.  Ditanya tentang keinginannya Salini menyatakan bahwa kalau dewasa nanti ingin menjadi juara pertama surfing kelas dunia. Dia menyatakan pula untuk meraih juara resepnya adalah : serius berlatih, yakin, dan percaya diri. Sumber : TV One | updated on Monday, 18 January 2010 by Sugeng  Ombak adalah gerak air laut yang disebabkan oleh angin. Semakin besar angin bertiup semakin besar ombak yang terjadi. Ombak merupakan gelombang yang memecah pantai. Sedangkan gelombang bergerak naik turun di tengah laut. Apabila tekanan udara di daratan Asia jauh lebih tinggi atau jauh berbeda dengan tekanan di daratan Australia maka angin barat yang bertiup di Indonesia semakin kencang. Tiupan angin yang kencang menyebabkan ombak dan gelombang yang terjadi akan semakin besar.  Di Indonesia ombak besar biasa terjadi pada tiupan angin barat. Hampir seluruh wilayah laut Indonesia berombak besar misalnya : laut Jawa, Selat Sunda, Selat Karimata, Laut Flores, Selat Makassar, dan Samudera Hindia. Hal itu terjadi pada waktu musim penghujan atau monsoon. Pada puncaknya terjadi pada bulan Januari hingga Pebruari. Pada bulan-bulan itu gelombang bisa terjadi sampai 5 meter. Apabila terjadi gelombang tinggi maka hal dapat membahayakan pelayaran, terutama kapal-kapal yang berukuran kecil.  Akibat ombak besar tersebut menyulitkan para nelayan. Pada bulan itu nelayan tidak dapat melaut, sehingga kehidupan mereka mejadi sulit karena tidak dapat mencari makan Banyak peristiwa nelayan tenggelam di laut sedang mencari ikan. Mereka terpaksa melaut karena harus menyambung hidup. Contohnya : nelayan Rembang tenggelam di Laut dekat P. Bawean, nelayan Gresik tenggelam di dekat perairan Ujung Pangkah ketika pulang mancari ikan di perairan Masalembo, karena di hantam ombak. Pada bulan-bulan ini banyak nelayan memilih tidak melaut. Hari-hari itu digunakan nelayan untuk memperbaiki perahu atau jaring yang rusak.  Kapal-kapal banyak juga yang tidak berani bersandar ke dermaga karena takut menghantam dermaga sehingga bisa merusak dermaga maupun kapal itu sendiri. Kapal melego jangkar sejauh 200 meter dari dermaga, sehingga banyak penumpang terlantar di pelabuhan. Hal itu terjadi di pelabuhan Bau-bau di Sulawesi Tenggara.  Kecelakaan di laut pada bidang transportasi banyak juga terjadi karena disebabkan oleh ombak besar Contohnya kecelakaan yang dialami oleh KM Senopati Nusantara di Laut Jawa yang memakan banyak korban. Ada juga kapal kandas karena dihantam ombak sehingga kapal terhempas ke pantai.. Hal itu terjadi di pelabuhan Tegal, Jawa Tengah.  Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) memperingatkan kapal-kapal agar berhati-hati dalam pelayarannya. Dan kalau perlu melarang kapal berlayar apabila cuaca sedang buruk. Syahbandar pelabuhan Padang Bai, Bali terpaksa mengeluarkan peraturan buka tutup karena ombak di selat Lombok masih besar. Sehingga antrian truck pengangkut sembako sangat panjang tertahan di Bali. Apabila angin tidak segera mereda maka kerugian pengusaha yang diderita akan semakin besar karena barang-barang yang diangkut membusuk.  Ombak juga menyebabkan erosi. Erosi yang disebabkan oleh ombak dinamakan abrasi. Contoh : sebuah pura di Tanah Lot, Bali yang terancam oleh abrasi. Dengan bantuan dana dari pemerintah Jepang , pemerintah RI memperbaiki kondisi sekitar pura. Di samping itu usaha pelestarian hutan bakau dan penanaman hutan bakau kembali (reboisasi) hutan-hutan bakau yang rusak. Selain itu perlu disosialisasikan pentingnya hutan bakau bagi kelangsungan habitat pantai. Oleh sebab itu kita harus menjaga dari perusakan hutan bakau . |  | updated on Wednesday, 6 January 2010 by Sugeng  Baru-baru ini diadakan sebuah ekspedisi yang diberi nama Ekspedisi Garis Depan Nusantara yang mempunyai tugas untuk menandai, mendata, mendokumentasikan , memetakan daerah-daerah terdepan yang berbatasan langsung dengan Negara lain. Hal ini sangat penting karena banyak pulau-pulau terdepan yang berbatasan dengan Negara lain belum diberi nama atau diberi tanda sehingga menyimpan potensi konflik dengan Negara 'negara yang berbatasan dengan Indonesia. Sebagai contoh seperti yang terjadi di Kalimantan Barat patok batas yang sudah jelas berdiri sebelumnya dipindahkan sehingga merugikan Indonesia.  Kali ini pulau yang akan ditandai dan dipasang prasasti adalah pulau Liran yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste. Secara astronomis Pulau Liran terletak pada lintang 08003'50' LS dan 125044'00' BT . Pulau Liran itu sendiri termasuk daerah Kabupaten Maluku Barat Daya, Propinsi Maluku. Menurut penuturan penduduk setempat , penduduk setempat banyak berinteraksi dengan penduduk di kota Atauro, Timor Leste.  Ada penduduk setempat yang kawin dengan penduduk Atauro begitu sebaliknya. Bahkan banyak penduduk Liran yang berasal dari Atauro. Hasil-hasil dari pulau Liran pun kebanyakan di jual ke Atauro. Dengan demikian maka penandaan tersebut menjadi penting karena supaya jelas batas-batas antar Negara, sehingga tidak menimbulkan konflik dikemudian hari.  Team Ekspedisi Garis Depan Nusantara diketuai oleh Irwanto Iskandar. Prasasti dipasang di Tanjung Masing di pulau Liran. Sumber : Metro TV | updated on Wednesday, 9 December 2009 by Sugeng  Mutiara tidaklah asing bagi kita semua. Mutiara merupakan salah satu perhiasan yang banyak disukai oleh wanita. Harganyapun tidak murah. Mutiara diambil dari alam berasal dari binatang jenis kerang-kerangan. Mutiara ini hasil dari biomineralisasi kerang filum Mollusca. Mutiara terbentuk karena ada benda asing dalam tubuh kerang. Jenis-jenis kerang yang menghasilkan mutiara antara lain : 1. Pinctada maxima. 2. Pinctada margaritifera. 3. Pinctada fucata. 4. Pteria penguin.  Nelayan pencari kerang menggunakan peralatan selam. Kerang mutiara banyak berada di perairan yang tenang, arus dan ombak tidak terlalu kuat dan kaya akan makanan kerang.  Kerang berada di dasar laut yang berpasir dan sedikit berlumpur, atau melekat di karang. Pencarian dari alam agak sulit didapat. Oleh sebab itu sekarang banyak perusahaan yang menternakkan kerang. Dalam peternakan, dapat dihasilkan bibit yang bagus. Kerang mutiara banyak dibudidayakan di daerah Seram, Ambon, Lombok dan sekitarnya.  Nelayan kadang-kadang tidak mendapatkan mutiara di dalam kerang. Apabila tidak mendapat kerang yang berisi mutiara, nelayan bisa menjual kerang tersebut kepada perusahaan pembudi daya kerang untuk dijadikan induk. Budidaya kerang mutiara. Lokasi pembudidayaan harus terlindung dari ombak, angin dan kaya akan makanan kerang.  Kerang tersebut ditempatkan dalam semacam rumpon. Rumpon ini dibuat seperti rakit yang ditempatkan di atas drum sehingga bisa mengapung. Tempat ini harus bebas dari pencemaran, karena kerang mutiara sangat rentan terhadap perubahan kondisi perairan .  Untuk dapat memproduksi mutiara kerang harus mencapai umur 1 sampai 1,5 tahun. Kerang-kerang tersebut ditempatkan dalam rak-rak kerang dan ditenggelamkan ke dalam laut dengan kedalaman 5 ' 6 meter. Kerang secara berkala diangkat untuk dibersihkan dari siput, lumut dan hewan-hewan lain yang menempel, sehingga pertumbuhannya tidak terganggu.  Dalam pertumbuhannya kerang juga diperiksa menggunakan sinar X untuk melihat kondisi inti. Apabila inti kerang hilang maka kerang tersebut disisihkan kemudian diberi inti. Kerang juga harus sering di balik karena apabila tidak dibalik, mineral yang melapisi inti tidak akan mendapatkan bentuk yang bulat sempurna sehingga mempengaruhi harga jual.  Pemanenan mutiara dilakukan setelah 1, 5 sampai 2 tahun sejak pemasangan inti. Penangkaran Kerang Mutiara. Sebelum dipijahkan kerang harus dipuasakan selama 1 hari . Setelah itu kerang direndam di air hangat dengan suhu 40 derajat Celsius. Setelah perendaman kerang betina akan mengelurkan telurny a dan kerang jantan mengeluarkan sperma yang bentuknya seperti kabut.  Peletakan inti di dalam tubuh kerang. Kemudian kerang disatukan dalam satu bak agar terjadi pembuahan. Telur-telur tersebut akan menetas setelah 18 jam.  Setelah menetas akan menjadi larva yang hanya dapat dilihat dengan mikroskop. Larva tersebut disaring kemudian dipindahkan ke dalam bak tersendiri. Kerang-kerang tersebut diberi makan seperti di habitat aslinya, yaitu plankton. Setelah cukup besar kerang tersebut ditempatkan di dalam rak-rak dan diletakkan di laut. Pemilihan tempat tentunya dipilih ditempat yang kaya akan plankton . Rak tersebut dibiarkan sampai berumur 1,5 tahun dimana kerang tersebut siap untuk dimasuki inti. Inti tersebut didatangkan dari Amerika Serikat atau Jepang. Bersamaan dengan pemasukan inti dimasukkan juga saebo yang berfungsi untuk merangsang kerang mengeluarkan pelapisnya. Rak-rak tersebut diberi pelindung dari predator antara lain: kepiting, ikan, dan keong.  Pelindung rak kerang tersebut seminggu sekali harus dibersihkan dari kotoran. Rak-rak tersebut harus dibalik agar bisa mendapatkan bentuk mutiara yang bulat sempurna. Warna mutiara bermacam-macam tergantung kulitnya. Ada yang berwarna putih, kuning keemasan dan ada juga yang berwarna hitam. Setelah 1,5 tahun kerang siap panen.  Pengirisan daging kerang digunakan untuk saebo.  Pembuatan saebo  Pengambilan mutiara dari dalam tubuh kerang.  Mutiara yang telah siap dipasarkan. Dari berbagai sumber. |
|
|
|
None yet
|